Tampilkan postingan dengan label Malam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Malam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 April 2013

Merah (Hitam) Putih di Temporasi 2

Sebelum gue lupa dan momen ini akhirnya berlalu begitu saja, gue coba memunguti satu persatu serpihan momen ini kemudian gue satuin kemudian gue pun mulai ngetik. Tik..tik..tik bunyi jari gue di tuts kibor.
 
Ini tentang gue, Andika-adik gue, Apeng dan Anggi-dua sohib gue yang coba ikuti lomba yang dibikin majalah TEMPO. Nama lombanya, TEMPORASI 2. Kenapa ada '2'? Karena ini adalah semacam season lanjutan dari kegiatan dengan nama yang sama. Untuk kamu yang penasaran, kamu bisa cek di sini.

Senin, 18 Maret 2013

Kenapa Gue bukan Kita?

Ani: "Gue mau ke Pasepo (Pasar Sentral Poso) dulu ya"
Roro: "Ok."
Roro (dalam hati): "Pe so' le. Cuma mo pi pasar pake gue2. Cuma di Poso ini, kong pake gue2. Hueeek!"

(Untuk sekedar kalian tau, Ani ngomong tidak untuk tujuan bercanda)

Mungkin ada yang pernah ngalamin percakapan seperti ini. Entah yg jadi Ani atau Roro, atau pernah jadi keduanya di situasi dan kondisi yang beda, dan super duper sangat gak mungkin kalo kamu bisa jadi keduanya dalam satu sikon. Jika kamu bisa. Berarti sudah saatnya kamu nambah daftar pasien di Rumah Tidak Sehat Jiwa Mamboro (RSJ yg di Palu).

Gue yakin banget lo pasti sering banget nemuin di Poso, orang seperti Roro. Entah itu, teman kamu, teman dekat kamu, teman jauh kamu, teman jauh dekat 2 ribu kamu, atau siapapun yang lo kenal bahkan yang lo tidak kenal sekalipun. Kalo dapet orang se-Poso terus ngomongnya pake "gue" dan "lo" dan bukan untuk maksud sekedar bercanda aja, langsung deh mengganggap orang lain itu so' karena keJakarta2an. Dan kalo lo tanya pendapat gue soal orang tipe kaya Roro...., gue akan jawab.....

Senin, 04 Maret 2013

Momen yang Gue Rindukan

Ini salah satu dari sekian banyak momen yang selalu saja berputar-putar di dalam kepala gue. Tidak akan bisa terlupakan, terganti, ataupun terhapus, walaupun mungkin sudah ribuan kali gue coba untuk ngehapusnya. Tetap saja tersimpan rapi di dalam kepala gue. Otak gue berasa kaya Flash Disk yang ter-protect yang data tersimpan di dalamnya tidak bisa dihapus.

Ini momen ketika dia (Ponyo) ngasi ide ke gue cara untuk habiskan tiap malam Minggu berdua dengan gue. Cuma di kasi ide saja, gue berasa senangnya beribu-ribu kali lipat. :)

Loh, ko cewek sih yang kasi ide?

Kamis, 14 Februari 2013

Menghidupkan Yang Mati

Jadi gue mo bagi cerita soal tadi malam nih..

Gue, Iyan alias papanya Raihan alias suaminya Dian, Apeng sang perawat, dan Adhe yang barusan masuki dunia baru kaya dunia yang dijalani sama Iyan kumpul di super mini market alias kiosnya Iyan. Bahas soal gimana cara menghidupkan yang udah mati. (Ih Sereeem!) Iya. Kita ngebahas soal bgm cara menghidupkan lagi radio kita dulu, RAS FM. (Gubrak!)
Didorong karena rasa iba melihat siaran radio di kota kami yang modelnya gitu-gitu aja, akhirnya kita sepakat akan nekat ketemu mantan ibu bos kita dan nekat ngomong ke dia kalo kita mau jadian lagi dengan dia. Eh? Maksudnya jalin kerjasama lagi dengan dia. Mencoba lupakan dan perbaiki kesalahan-kesalahan yang dulu pernah terjadi.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...