Kamis, 14 Februari 2013

Menghidupkan Yang Mati

Jadi gue mo bagi cerita soal tadi malam nih..

Gue, Iyan alias papanya Raihan alias suaminya Dian, Apeng sang perawat, dan Adhe yang barusan masuki dunia baru kaya dunia yang dijalani sama Iyan kumpul di super mini market alias kiosnya Iyan. Bahas soal gimana cara menghidupkan yang udah mati. (Ih Sereeem!) Iya. Kita ngebahas soal bgm cara menghidupkan lagi radio kita dulu, RAS FM. (Gubrak!)
Didorong karena rasa iba melihat siaran radio di kota kami yang modelnya gitu-gitu aja, akhirnya kita sepakat akan nekat ketemu mantan ibu bos kita dan nekat ngomong ke dia kalo kita mau jadian lagi dengan dia. Eh? Maksudnya jalin kerjasama lagi dengan dia. Mencoba lupakan dan perbaiki kesalahan-kesalahan yang dulu pernah terjadi.
Setelah menghabiskan segelas capucino hangat yang dipesan di super mini marketnya Iyan, akhirnya Iyan sama Apeng datang setelah katanya habis main pancar-pancar (artinya=semprot-semprtotan). Kami pun mencoba ngebahas soal menghidupkan lagi ini. Di mulai dengan kita coba cari poin-poin kesalahan kita dulu. Dan akhirnya, skip skip skip skip..., ini hasil dari sebut saja rapat kita.

  1. Tempat siaran nanti di rumahnya kakanya si Adhe yang sampe akhir rapat masih menunggu konfirmasi dari kakaknya, diijinkan atau tidak. Semoga saja diijinkan. Amiin!
  2. Penyiar awal kita berempat saja dulu.
  3. Kalau poin 1 sudah terselesaikan, kita akan langsung ketemu sama Ibu Bos.
  4. Poin terakhir, kita akan hubungi Big Bos kita. K'Wawan.
Kita juga sempat bahas soal nama. Kita mau ngerubah nama RAS FM jadi sesuatu yang lebih sip menurut kita-kita. Yang namanya Poso banget. Nama-nama itu antaranya: WWW Fm, Sasio Fm, PIM Fm, DAN Fm, dan NiK Fm. Di antara semua yang udah disebutin ini belum ada yang disepakati namanya yang mo dipake yg mana.
Tunggu saja kelanjutannya gmn. Doakan saja semua bisa lancar sesuai rencana. Amiin!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...