Sabtu, 02 Agustus 2014

Ramadhan dan Malam Takbiran

Karena masih dalam suasana lebaran, jadi sebelumnya saya mau mohon maaf dulu. Mohon maaf lahir batin atas semua salah dan kekurangan yang pernah saya lakukan. Mungkin saja pernah ada kalimat di dalam postingan-postingan saya yang secara tidak langsung membuat kamu yang membacanya merasa tersinggung. Dan, juga mohon maaf karena satu bulan sebelumnya blog ini tidak punya postingan sama sekali.

Saya merasa bersyukur karena masih bisa merasakan Ramadhan tahun ini. Dan, semoga saya masih bisa dipertemukan dengan Ramadhan yang berikutnya. Aamiin!

Rabu, 18 Juni 2014

Kue Putu, Si Kue Hijau Kecil

Pekerjaan saya sudah selesai, dan saya bisa pulang cepat dari kantor. Masih pukul lima sore, dan langit tampak mendung. Saya putuskan untuk tidak langsung pulang ke rumah. Tapi, mampir dulu ke rumah teman saya. Rumah yang didesain menjadi ruko.
Ketika hampir sampai, hujan rintik pun turun dengan manisnya. Dan, saat sampai di rumahnya, ternyata ada penjual kue putu sedang parkir di depan toko miliknya. Mas penjual kue putu sedang sibuk melayani pembelinya. Salah satunya, anak teman saya.

Mungkin, teman-teman di luar Poso memanggil semua Bapak yang jualan dengan sebutan Bang. Tapi, kalo kami di Poso, semua Bapak yang jualan, kami memanggilnya dengan sebutan "Mas".


Senin, 16 Juni 2014

Sebongkah Kesepian

Malam ini malam Minggu. Mata Tio sedang terpejam. Tidak, ia tidak sedang tidur. Suara temannya yang sedang asik bercerita tentang pertandingan antara Spanyol dengan Belanda di Piala Dunia bisa Tio dengar dengan jelas. Setiap kata dari temannya dapat Tio cerna dengan sempurna. Ia bukannya sedang malas mendengarkan temannya, tapi ia hanya sedang mengekspresikan dirinya yang sedang menyeruput pelan White Coffee di gelas berwarna coklat yang terdapat sisa patahan gagangnya.

Saat matahari akan menyelesaikan tugasnya, sampai si bulat putih muncul dan bersemangat bersinar dengan cahayanya, seakan mencoba melawan hitamnya langit malam, Tio berada di kos temannya. Tidak akan ada BBM dari seseorang yang akan memintanya menjemput lalu kemudian mengantarkannya ke suatu tempat, atau telepon dari seseorang yang akan mengajaknya menukar malam ini dengan beberapa liter bensin yang habis menguap di setiap jalan yang mereka lewati. Iya, tidak akan ada. Mungkin, ini keuntungan dari kesendirian. Tapi, bisa jadi hal yang dirindukan saat hari-hari terasa seperti memiliki satu warna saja.

Sumber Gambar

Kamis, 12 Juni 2014

The Liebster Award

Waktu itu saya sedang di kantor, sedang di ruangan saya menyelesaikan semua kerjaan saya sebagai Part Administration Staff. Setelah semua pekerjaan itu selesai, dan jaringan internet di kantor sedang tidak mengalami gangguan, saya mencoba mengecek adityaditio.com, blog saya, siapa tahu ada komentar. Maklum saja, saya tidak menggunakan notif yang bisa langsung memberitahukan jika ada komentar di blog saya melalui hape. Jadi, untuk bisa tahu ada komentar atau tidak, saya mesti mengecek langsung ke blog saya. Dan, benar saja, ada satu komentar di postingan terakhir saya. Sebuah komentar dari Fadillah Nur A, teman satu komunitas blogger, Kancut Keblenger (KK). Saya biasa memanggilnya Nur.hehe

Di komentarnya, Nur memberitahukan jika ia memberikan award kepada saya, The Liebster Award. Saya langsung tersenyum. Saya yakin siapa pun, minimal akan tersenyum ketika mendapatkan sesuatu yang ia tidak pernah duga sebelumnya. Selama sesuatu itu adalah hal yang menyenangkan. Apalagi ada titel "Award", yang berarti itu adalah sebuah penghargaan. Dan, karena titel Award ini jugalah saya jadi penasaran, ingin tahu apa sih Liebster Award itu? Award seperti apakah Liebster ini? Apa ada hubungannya sama Lobster?

Sumber Gambar

Minggu, 08 Juni 2014

Launching Lagu

Malam ini malam minggu. Cuacanya cerah walaupun hujan lebat sempat menyapa tadi sore. Tio masih berbaring di depan komputer dengan mata yang terpejam. Ia tidak tidur. Dia hanya sedang sibuk dengan pikirannya sendiri. Entah apa yang dipikirkannya. Bukan tentang seseorang, bukan tentang dirinya, atau bahkan bukan tentang pekerjaan kantor yang belum ia selesaikan. Ia sendiri pun bingung dengan hal yang membuatnya bisa terlihat seperti orang sedang tidur sejak dari matahari mendekati waktu istirahatnya.

Keempat anak kucing miliknya sedang berkejar-kejaran. Kadang, sampai ada yang melewati dirinya. Menginjak perut Tio, seolah ia adalah barang tak bernyawa yang sedang tergeletak di atas karpet bemotif kembang berwarna merah hitam. Setelah menarik napas kemudian menghembuskannya pelan, ia pun mengambil posisi duduk. Dan, seperti di malam minggu-malam minggu sebelumnya, ia sepertinya akan kembali "berkencan" dengan komputernya.

Sabtu, 17 Mei 2014

Hujan - [CMM 17 MEI 2014]

Malam ini malam Minggu. Tio baru saja tiba di rumah setelah keliling kota dengan seorang temannya bersama BeHa, nama yang diberikan Tio untuk motor Beat hitam miliknya. Empat puluh lima menit sebelum ia menyegarkan kepalanya yang beberapa hari ini terasa penuh sesak dengan berkeliling kota, ia datang ke kos temannya itu, menyanyi lepas seakan mencoba melepaskan beberapa hal yang menyesaki kepalanya. Memberikan sedikit ruang di kepalanya, agar bisa sedikit bernapas lega. Entah sudah berapa buah lagu yang dinyanyikannya dengan suara melengking yang pas-pasan.

Jam dinding di ruang tamu menunjukkan pukul 10.30 malam. Hujan yang menyapa kota sejak matahari terbenam sudah mulai reda sekarang. Udat, teman Tio yang datang ke rumah Tio hampir bersamaan dengan turunnya hujan juga masih ada di rumah Tio. Ia masih asik main game bola bersama adik Tio. Masih sama seperti ketika Tio meninggalkan rumah tadi. Rumah Tio memiliki dua lantai. Dan, kamar Tio berada di lantai dua. Sebelum melangkahkan kaki ke kamarnya, Tio sempat melihat ibunya yang sedang tertidur lelap di depan TV yang masih menyala.

Minggu, 11 Mei 2014

Malam yang Singkat - [CMM 10 Mei 2014]

Malam ini malam Minggu. Di sudut kanan bawah layar komputer Tio menunjukkan waktu pukul 18.50. Satu jam telah berlalu sejak Tio berniat ke kamar mandi, melepas badannya dari rasa gerah yang menyelimuti. Ia selalu bisa menghabiskan waktu berjam-jam dengan "pacar"-nya itu. Dan, sepertinya sekarang ia akan benar-benar beranjak untuk memenuhi keinginannya. 

Malam ini berbeda dengan malam Minggu sebelumnya, namun tetap pada satu tema yang lebih banyak menghiasi malam Minggunya, Menghabiskan Waktu bersama Sang PC. Tio ingin keluar menikmati malam ini, tapi entah kenapa tubuhnya terasa berat sekali untuk diajak. Tubuh, pikiran, dan hatinya seakan memiliki otak masing-masing. Mereka bersikap sesuai kemauan mereka sendiri.

Minggu, 04 Mei 2014

Futsal - [CMM 3 Mei 2014]

Malam ini malam Minggu. Harus ada yang berbeda malam ini, pikir Tio. Dia tidak ingin melewati malam ini hanya dengan duduk manis menikmati segelas kopi sachet yang telah diseduh di sebuah gelas bening kecil, terpaku menatap layar PC miliknya. Entah itu untuk menonton sebuah film yang telah beberapa kali diputarnya atau hanya sekedar membaca setiap twitt dari akun sejumlah orang yang di-follow-nya, membuat timeline di akun pribadinya terus bergerak. Malam ini harus berbeda.

Udat, teman Tio sedang asik memainkan tombol di analog stick sambil menatap layar PC milik Tio. Sesekali terdengar teriakan Udat jika tim yang dimainkannya mencetak gol. Begitu pula sebaliknya, akan terdengar teriakan yang lebih keras jika timnya gagal mencetak gol. Ini sudah berlangsung dari tadi sore. Waktu seakan tidak terasa pergerakannya jika kita sudah menemukan feel yang pas ketika bermain game, terutama game bola.

Rabu, 30 April 2014

Kencan Asyik Bareng Irvina Lioni

Cinta itu sesuatu yang indah dan aneh. Entahlah, kamu setuju atau tidak dengan saya, tapi saya merasa jika cinta seperti itu. Indah, karena bisa membuat kita seakan terbang melayang, rasanya jadi senang terus, dan pengen senyum-senyum terus. Kalau orang lain yang tidak sedang jatuh cinta melihat orang yang sedang jatuh cinta, pasti dia akan merasa aneh melihat semua sikap orang yang sedang jatuh cinta. Padahal, orang yang jatuh cinta belum tentu menyadari "keanehan" yang sedang dia lakukan. Indah dan aneh bukan?

Saya sedang jatuh cinta sekarang. Semuanya berawal dari rasa suka, kemudian suka banget sama seorang cewek yang punya kepribadian tipe gue banget. Dia kreatif, suka menulis dan membaca. Dan, yang paling penting dari dirinya, dia itu unik. Saya yakin, orang lain akan menyebut dia aneh bukan unik. Iya sih, memang aneh kalau saya meminjam kacamata orang lain. Tapi, saya melihat dia dengan kacamata saya sendiri. Dia unik. Dan, uniknya membuat saya jatuh cinta. Uniknya jugalah yang membuat saya tetap nyaman dengan "keanehan" yang saya lakukan. Senyum-senyum sendiri setiap melihat ava dia twitter. :)

Minggu, 27 April 2014

Tio di Malam Minggu - [CMM 26 April 2014]

Malam ini malam Minggu. Entah sudah berapa malam Minggu yang Tio lewati hanya dengan komputernya, termasuk malam ini. Sejak putus dengan pacarnya sekitar tiga tahun yang lalu, Tio belum pernah sedikitpun kepikiran untuk mencari pacar lagi. Dia memiliki sebuah misi. Misinya adalah merenovasi rumah orang tuanya dan membeli sebuah mobil. Pacaran akan bisa menghambat misinya itu, karena butuh biaya yang tidak sedikit, pikirnya.

Tadinya, dia berencana akan pergi mandi. Setelah itu, dia ingin pergi membantu temannya di mobile cafe milik temannya. Sebuah cafe yang semua menunya itu disiapkan di bagasi belakang mobil milik temannya. Mobil sedan tua berwarna kuning. Tapi, setelah membaca status BBM temannya itu yang bilang kalau dia sedang ingin naik "Sepeda Bersinar" - sepeda yang telah dimodifikasi sedemikian rupa, kemudian diberi lampu-lampu kecil yang kelap-kelip, sepertinya temannya itu tidak jualan malam ini. Jadi, Tio menunda mandinya. Dan, duduk terpaku di depan "kekasih" setianya, Personal Computer.

Senin, 21 April 2014

Rindu yang menyelinap masuk - [CMM 20 April 2014]

Sudah saatnya matahari beristirahat. Sebenarnya, ia masih sangat bersemangat untuk terus tampil sebagai bintang utama, tapi ia tahu ia tidak pernah diperbolehkan oleh "Sang Sutradara" untuk sedetik saja melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan. Kini bersamaan dengan giliran bulan yang tampil sebagai bintang utama, malam Minggu pun datang menyapa semua orang. Entah itu yang sudah lama menunggunya ataupun yang menganggapnya biasa saja dan menyamakannya dengan malam-malam yang lain.

Malam ini Tio berencana akan ke rumah temannya yang sekarang sudah menempuh hidup baru. Hidup yang mengharuskannya berbagi dengan seseorang yang telah ditakdirkan menjadi jodohnya. Dan, ternyata dunia ini (atau mungkin kota tempat tinggal Tio) kecil. Sebab jodoh temannya, Wulan, adalah orang yang pernah menjadi menejer band Tio. Dia ingin pergi melihat album foto pernikahan temannya. Walaupun, sudah beberapa foto telah di-upload oleh Wulan di akun Facebook-nya, tapi Tio selalu akan merasa lebih puas jika melihat sebuah foto di dalam sebuah album.

Sumber gambar: booknvolume.com (kemudian saya tambahkan kalimat itu dan watermark)

Selasa, 15 April 2014

Susah Tidur

Waktu sudah menunjukkan jam 00.54, hari sudah berganti menjadi Selasa. Sebelum jam 08.00 pagi saya sudah harus berada di kantor melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya sebagai staf admin part, tapi belum sedikitpun rasa ngantuk menghampiri saya. Sepertinya, segelas kopi putih sangat berhasil membuat saya tetap terjaga.
 
Dua orang teman saya baru saja pulang ke rumah mereka masing-masing setelah sebelumnya mereka menghabiskan waktu kurang lebih selama dua jam di kamar saya, menonton film korea berjudul Secretly Greatly. Sebuah film yang menurut saya agak berbeda dari film korea pada umumnya yang dibuat berseri.
 
Picture taken from chughtailab.com

Minggu, 06 April 2014

Sudah Lupakan

Udah cukup lama gak bikin postingan. Maafin ya! Mungkin kamu agak kecewa karena tiap buka blog ini selalu aja belum ada update-an terbarunya. Maklum, kemarin-kemarin sibuk ngurusin proses pindahan kerjaan. Dan karena sekarang udah bener-bener pindah kerjaannya, jadinya udah bisa ngatur waktu lagi buat bikin postingan.

Dulunya, sebagai teller di Danamon Simpan Pinjam, saya sibuk ngurusin pinjaman uang para nasabah. Sekarang, saya sibuk ngurusin pesanan suku cadang mobil. Iya, saya sekarang dapat kerjaan baru lagi sebagai admin part di PT. Hadji Kalla Poso.

Oke, tinggalin dulu soal kerjaan. Nanti ada postingannya sendiri untuk soal itu. Sekarang, saya pengen bicarain soal lagu. Lagu yang dibikin oleh salah satu teman saya yang tergabung di komunitas blogger, Kancut Keblenger. Saya juga tergabung di komunitas blogger itu.

Senin, 03 Maret 2014

Di antara Ulang Tahun Kota dan Gusi yang Bengkak - [CMM 1 Maret 2014]

Malam ini sama seperti malam-malam yang lain. Langitnya berwarna hitam gelap, sedikit berbintang, ada suara percakapan di lantai bawah dari sebuah sinetron yang ditonton mama, dan sesekali terdengar meongan (eh bener gak sih kata ini ada) dari Molly, kucing saya dan anak-anaknya. Malam ini adalah malam Minggu. Dan kali ini saya tidak ingin melewatkannya lagi tanpa mengabadikannya menjadi sebuah postingan di blog saya dengan label Cerita Malam Minggu seperti yang sudah saya lakukan sebelumnya.

Ini adalah malam minggu pertama di bulan Maret. Bulan yang sekarang tidak lagi spesial seperti di dua tahun yang lalu. Dan sepertinya kebiasaan menunda saya mulai menyapa saya lagi. Mulai dari video klip Sempurna-lagu saya yang sampai malam ini belum saya lanjutkan lagi, usaha kripik tempe yang belum saya kerjakan lagi, sampai blog saya yang hanya memiliki satu postingan di bulan Februari. *hembuskan napas pelan

Minggu, 09 Februari 2014

Memanfaatkan Waktu


Hampir sebagian besar di dunia ini bisa dibuat mundur. Salah satu contohnya, film yang kamu nonton di media player. Kalau ada sesuatu yang kamu lewatkan karena mungkin kamu tertidur saat menonton, kamu bisa tinggal arahin aja cursor laptop kamu ke arah garis durasi film yang ada di media player, kemudian klik di menit yang kamu lewatin tadi. Maka, kamu bisa langsung ada di momen yang kamu lewatkan tadi. Tapi, ada satu hal yang tidak bisa kamu buat mundur di dunia ini. Entah itu memakai tenaga kamu sendiri, tenaga komputer super canggih, ataupun tenaga dukun super sakti. Hal itu adalah WAKTU.

Iya, waktu hanya mengenal langkah maju tanpa pernah sedetikpun berhenti atau sejenak berjalan mundur. Waktu bukanlah jarum jam yang bisa kita putar kembali sesuai keinginan kita. Iya sih, kita bisa saja seakan kembali ke momen-momen tertentu yang pernah kita lewati lewat sebuah proses mengenang yang kita kenal dengan sebutan mengkhayal. Selain mengkhayal, kita juga bisa dibuat seakan kembali ke waktu tertentu lewat bermimpi di saat tidur. Tapi, sadar atau tidak, di saat kita tengah asik mengkhayal ataupun bermimpi, di dunia nyata, waktu tetap berjalan dan tidak mau menunggu kita walaupun hanya untuk sebentar saja.

Jumat, 31 Januari 2014

Ulah Tuhan

  • Saya bekerja di sebuah Bank swasta yang masuk di dalam 10 besar Bank terbesar di Indonesia.
  • Lagu saya tersebar ke cukup banyak orang, dan sebagian besar dari mereka suka dengan lagu itu, yang berakibat saya jadi cukup dikenal oleh cukup banyak orang, termasuk di kalangan atasan saya di tempat saya bekerja.
  • Saya punya banyak teman super kreatif di luar kota yang saya kenal ketika masuk di dalam Kancut Keblenger (Komunitas Blogger Kreatif Indonesia). Saya banyak mendapatkan pengetahuan tentang dunia blog dan penulisan dari mereka, dan saya jadi tidak perlu khawatir jika suatu saat nanti saya akan jalan-jalan ke luar kota.
  • Saya memiliki blog yang menggunakan domain sendiri dan menjadi salah satu pengisi rubrik di bangbujang.com.
Sombong? Tukang pamer?
Apa itu yang terpikir setelah kamu membaca tulisan di atas?

Jumat, 17 Januari 2014

Kamu

Kamu di sini
Di hati yang memukul keras dadaku
Di dada yang menyesaki rongga hidungku
Dan di hidung yang sebagian napasnya diambil olehnya
Terjadi atas izinmu, tanpa kuasaku
Terjadi atas maumu, tanpa harapku
Puaskah? Semoga

Kamu di sini
Di sepi yang mencuri ingatan
Di ingatan yang menyimpan manis kenangan
Dan di kenangan yang harusnya jadi sebuah lagu
Indah ketika dinyanyikan, bukan menyesaki
Indah ketika mengalun, bukan mengiris
Haruskah seperti ini? Mungkin

Minggu, 12 Januari 2014

Nyunyu Dot Com

nyunyu [dot] com
Kurang lebih sekitar setahun yang lalu. Saat itu seperti biasanya, mata saya sedang asik nongkrong di timeline akun twitter saya. Melihat dan kadang menyimak beberapa tweet menarik dari following saya. Di antara following yang ikut meramaikan timeline saya waktu itu, salah satunya adalah pacar saya (sekarang udah jadi mantan, dan untuk selanjutnya di postingan ini saya akan menyebutnya Pocahontas). Maaf, saya lupa bagaimana tepatnya tweet dia waktu itu. Tapi, isinya dengan jelas gambarin kalo dia baru saja bikin akun di sebuah web dan mengajak yang lain yang sempat baca tweet itu untuk ikutan bikin akun di web itu. Link webnya udah ada di tweet itu. Belakangan saya tahu, kalo ternyata tweet itu akan muncul secara otomatis di akun twitter kita ketika kita telah membuat akun baru di web itu. Nama web itu adalah Nyunyu.com. Saya langsung mengerutkan dahi dan bertanya di dalam hati, "Nyunyu? Web apa lagi ini?". Kemudian dengan polosnya saya klik link yang ada di tweet itu. Lalu, secara otomatis tab baru muncul di web browser yang saya gunakan. Saya diarahkan ke sebuah web yang memakai logo burung hantu. 

Kamis, 02 Januari 2014

Selamat Datang 2014

Hari ini tanggal 31 Desember 2013. Syukurlah, hari ini saya bisa pulang cepat dari kantor. Jam 5 sore. Tidak seperti hari-hari lain yang mengharuskan saya pulang paling lambat jam 8 malam. Karena besok libur, sudah pasti saya akan pulang ke rumah orang tua saya di Poso. Iya, saya lebih suka menyebutnya begitu. Biar jadi semacam motivasi untuk saya agar nanti bisa beli rumah dengan hasil kerja saya sendiri.
 
Saya bekerja di Tambarana. Butuh waktu kurang lebih sejam perjalanan untuk bisa sampe ke Poso jika menggunakan sepeda motor. Karena saya belum memiliki sepeda motor sendiri, saya nebeng dengan temen kantor saya yang rumahnya di Sepe. Tempatnya agak sedikit jauh dari Poso, tapi perjalanan menuju rumahnya searah dengan saya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...